Dpc Wibanggai
Aktivis JIL yang banyak menggunakan social media sebagai media mainstream mereka merasa sangat terganggu dengan mention-mention yang dilakukan oleh Tweeps (sebutan pengguna Twitter) dengan ID @saladln. Sebuah akun yang dimiliki oleh bocah berusia 17 tahun ini kemudian menuliskan pengalamannya saat mencoba berkomunikasi dengan para punggawa JIL. Pengalaman itu ia sampaikan melalui blog pribadi miliknya
dewisaladin.blogspot.com.

JIL (Jaringan Islam Liberal) adalah organisasi pemurtadan secara halus yang menggunakan nama Islam, #IMO.
Kenapa? Karena JIL mengajak kita semua untuk menjauhi ajaran Islam, padahal kita Islam.

Memang, mungkin jika pertama kali mengenal atau tau, mengira bahwa JIL itu halus, anti kekerasan, dan benar. Mungkin loh yaaa..

Soalnya pengalamanku dulu, aku ngiranya gitu. Aku terkena konspirasi media. Pfft..

Padahal sebenernya sih, JIL itu teramat sangat berbahaya untuk kelangsungan kebahagiaan haqiqi kita.. JIL rentan meracuni orang awwam dengan pemikiran-pemikirannya , sepertiku.

aku kira tentang JIL kamu bisa cari tau sendiri lah yaa,
aku mau nulisin pemBLOCKan massal dari mereka aja.. Hehe

@ulil, @gunturromli, @zuhairimisrawi, @syukronamin telah memblock sayah..

Gini ceritanya.
Pertama kali aku diblok @ulil gara-gara aku menanyakan kepadanya di twitter, “agama kamu apa sih? @ulil”
kira-kira begitu.
Kemudian @ulil mensyen aku, “pertanyaan khas orang-orang konservatif :)”

kemudian banyak mensyen untukku, yang sayangnya mereka pro @ulil :|
Padahal pas aku tanya gitu, aku masih labil banget, gampang dipengaruhin. Tapi gara-gara diblok, yaudahlah.. Terima aja.. :D

dari mensyen balasan untukku, sebenernya aku agak kecut sih.. Maksudnya agak khawatir gitu. Tapi akunya juga galau liat twitnya @ulil kala itu, katanya berjilbab gak wajib..

Kedua, kayaknya sama @gunturromli.
Gara-garanya aku ngetwit, “Om @gunturromli, @musdahmulia, temen kamu si @ulil udah ngeblok aku. Kamu mau ikutan?”

eh tetiba aku mau reply si guntur gak bisa -____-
manut banget sama aku :D haha
guntur manut :D

Ketiga, diblok sama @zuhairimisrawi. Dulu lagi rame di TLku, aku kan gak tau dia JIL apa bukan, aku iseng tanya ke dia..
“Om @zuhairimisrawi, kamu JIL ya?”
dia bales, “bukan, tapi saya JIN (Jaringan Islam NU)”

abis itu banyak mensyen yang komen ama sekadar nge-CC, dan ya, aku diblok !

Terakhir, sama si alay Sukro.
Aku ngetwit, “udah diblok sama JIL, alhamduliLlah masih ada tabungan bebeknya; @adefsurya sama @syukronamin”

si Adef ngemensyen pedes, si Sukro ngeblok.
Pfft..

Anak kecil ingusan aja diblock, ngakunya intelek ! Heu !

kayaknya sih cuma itu aja ya yang gue inget..
kalo kamu ketemu mereka, tolong bilang, anblok si Salad kalo lo intelek. masa bocah aja diblok,, gimana yang udah bukan bocah.. pffft

Dewiconggg, 17 tahun, nggak cemen:P
Sumber
Selengkapnya......
|
Dpc Wibanggai
Hawa nafsu adalah dorongan hewaniah pada manusia yang mendorong kepada kesenangan yang menuntut penuntasan, bila ia dituntaskan maka lahir kepuasan dan kenikmatan, karena kepuasan dan kenikmatan itulah maka hawa nafsu cenderung diperturutkan tanpa kendali dan kekang, norma dan etika, padahal secara umum hawa nafsu hanya sebatas kesenangan sesaat dan kesulitan berkepanjangan, kenikmatan di depan dan kesengsaraan di belakang, sayangnya orang lebih mudah melihat yang dekat daripada yang jauh sekalipun melihat yang jauh bukan sesuatu yang tak bisa.
Bila kamu tidak mendurhakai hawa nafsu maka ia membawamu
Kepada sebagian perkara yang karenanya kamu akan dicela.

Mereka berkata, Hisyam bin Abdul Malik tidak mengucapkan satu baik syair kecuali bait di atas. Ibnu Abdul Bar berkata, “Seandainya dia berkata, ‘Kepada semua perkara…’ niscaya lebih mendalam.”

Wahab bin Munabbih berkata, “Akal dan hawa nafsu bergelut dalam diri manusia, siapa yang memang, ia menguasai orangnya.”

Ibnu Duraid berkata,

Penyakit akal adalah hawa nafsu, barangsiapa akalnya
Mengalahkan hawa nafsunya maka dia selamat.

Sufyan ats-Tsauri berkata, “Orang paling pemberani adalah orang yang paling berani menolak ajakan hawa nafsunya.”

Sebagian orang bijak berkata, “Orang berakal dan berpengalaman tetap memerlukan musyawarah agar akalnya bersih dari hawa nafsu.” Sebagian dari mereka berkata, “Jangan turuti wanita dan hawa nafsumu, sesudah itu lakukan sesukamu.” Mereka berkata, “Allah tidak menyebutkan hawa nafsu dalam al-Qur`an kecuali dalam konteks mencelanya.”

Zubair bin Abdul Mutthalib berkata,

Aku menjauhi perkara-perkara buruk di mana pun
Aku meninggalkan apa yang aku sukai karena apa yang aku takuti.

Sebagian orang bijak berkata, “Hawa nafsu adalah musuh akal, bila kamu menghadapi dua piliha, tak ada orang yang diajak musyawarah maka jauhilah yang lebih dekat kepada hawa nafsumu.”

Di antara yang dinisbatkan kepada asy-Syafi'i atau Sahal al-Warraq,

Bila akalmu bingung di antara dua perkara
Kamu tak tahu mana yang salah dan yang benar
Tinggalkanlah apa yang kamu sukai karena hawa nafsu
Menyeret jiwa kepada perkara yang dicela.

Umar bertanya kepada Mu'awiyah, “Siapa manusia yang paling sabar?” Dia menjawab, “Orang yang akalnya menjadi rem bagi hawa nafsunya.”

Manshur an-Namari berkata,

Bila seseorang, hawa nafsu membinasakan akalnya
Dia benar-benar telanjang dari baju keberuntungan.

Hawa nafsu membutakan, Abdullah bin Mu'awiyah bin Abdullah bin Ja’far berkata,

Mata kerelaan itu buta dari segala aib
Sebagaimana mata kebencian memperlihatkan keburukan.

Mereka berkata, “Cintamu kepada sesuatu membutakan dan menulikan.” Dan hawa nafsumu adalah lubang kuburmu. Wallahu a'lam.

Bahjatul Majalis, Hafizh Abu Umar Ibnu Abdul Bar.
Sumber
Selengkapnya......
|
Dpc Wibanggai
Pertanyaan:

Apakah boleh bagi seseorang yang baru masuk islam mengganti namanya?
Jawab:

Jika seorang non muslim masuk Islam, maka tidak wajib baginya untuk mengganti namanya, kecuali jika nama tersebut termasuk nama yang dibenci, seperti (حُزْنٍِ): “Kesedihan”, atau nama yang mengandung arti penghambaan terhadap selain Allah, seperti (عَبْدُ المَسِيْحِ): “Hamba al-Masih”, atau (عَبْدُ الكَََعْبَةِ): “Hamba Ka’bah”, atau yang selainnya dari nama-nama yang diharamkan, karena Nabi shallallahu 'alaihi wasallam merubah nama sebagian orang (para shahabat) yang mengandung dua hal tersebut (dari nama-nama yang dibenci dan yang diharamkanm -red).

[Sumber: Al-Muntaqa Min Fatawa fadilah Syaikh Shalih bin Fauzan bin ‘Abdillah al-Fauzan jilid 1/433-434]

Sumber
Selengkapnya......
|
Dpc Wibanggai
Pemerintah di seluruh dunia telah mengusir duta besar dan diplomat Suriah yang berada di negara mereka pada Selasa (29/5/2012) dalam protes terkoordinasi setelah pembantaian Muslim di Houla yang menewaskan lebih dari 108 orang, kebanyakan dari mereka adalah anak-anak pada akhir pekan lalu.
Inggris, Perancis, Jerman, AS, dan Kanada termasuk di antara mereka yang mengambil bagian dalam tindakan diplomatik global, yang datang saat laporan PBB mengatakan banyak dari korban ditembak dari jarak dekat.

Kofi Annan, yang mewakili PBB dan Liga Arab, bertemu presiden kriminal, Bashar al Assad di Damaskus untuk menyampaikan "keprihatinan masyarakat internasional terkait kekerasan di Suriah" dan prospek untuk pelaksanaan enam poin yang telah ia ajukan yang ternyata gagal.

Australia juga mengatakan sedang mengusir duta besar Suriah. Jerman telah mengumumkan mengusir utusan Suriah, Spanyol, Italia dan Belanda juga melakukan hal yang sama.

Departemen Luar Negeri AS telah memberikan waktu tiga hari kepada Zuheir Jabbour, diplomat senior Suriah di Washington untuk meninggalkan AS.

"Kami menyatakan pemerintah Suriah bertanggung jawab atas pembantaian orang tak berdosa," ujar juru bicara departemen luar negeri AS, Victoria Nuland seperti yang dilansir Guardian. "Pembantaian ini adalah dakwaan yang paling jelas untuk pelanggaran mencolok pemerintah Suriah terhadap kewajiban dewan keamanan PBB".

Kantor HAM PBB pada Selasa (29/5) mengatakan bahwa sebagian besar korban pembantaian di Houla ditembak dari jarak dekat, perempuan dan anak-anak serta seluruh anggota keluarga ditembak mati di rumah mereka. Kurang dari 20 orang dibunuh oleh bombardir rezim Alawiyah pimpinan Assad.

William Hague, Menteri Luar Negeri Inggris mengatakan pengusiran tersebut bertujuan untuk memberitahu Assad dan elit penguasa bahwa waktu mereka hampir habis untuk mematuhi rencana perdamaian. "Dunia, masyarakat internasional sangat terkejut dengan kekerasan yang terus berlanjut oleh perilaku rezim, dengan cara membunuh orang tak berdosa begitu banyak, termasuk pembantaian mengerikan di Houla," ujar Hague. SUmber
Selengkapnya......
|
Dpc Wibanggai
Pertanyaan:

Ketika saya membaca Al-Qur’an dalam shalat, terkadang saya salah atau lupa dikarenakan tidak fokus, kemudian saya membaca ‘Astagfirullah’ tiga kali dan saya memulai mambaca surat atau ayat lagi. Apakah hal ini benar ? atau saya harus memulai surat baru?
Jawaban:

Alhamdulillah

Barangsiapa yang lupa membaca sesuatu atau salah membaca dalam shalat, kalau surat Al-Fatihah, maka harus dibenarkan bacaannya. Karena tidak sah shalat bagi orang yang belum membacanya. Barangsiapa yang lupa sedikit darinya atau salah yang sampai merubah artinya, maka shalatnya tidak sah kecuali setelah dibenarkan.

Kalau salahnya selain dari surat Al-Fatihah, maka shalatnya sah. Karena bacaan setelah Fatihah adalah sunnah bukan wajib.

Ulama’ Al-Lajnah Ad-Daimah Lil Iftah mengatakan: “Barangsiapa yang lupa surat setelah Al-Fatihah, tidak ada apa-apa baginya. Baik dia sebagai imam atau shalat sendirian. Baik shalatnya wajib atau sunnah. Hal itu menurut pendapat terkuat dari dua pendapat para ulama’.’ Selesai ‘Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah, 7/146.

Barangsiapa yang salah dalam membaca surat atau lupa sedikit dari bacaannya, tidak diajarkan baginya membaca istigfar. Akan tetapi berusaha untuk membetulkan kesalahan dan mengingat yang lupa. Kalau tidak mampu, diperbolehkan melewati ayat dan meneruskan ayat setelahnya atau meniggalkan surat ini dan memulai membaca surat yang lain. Atau rukuk, kalau dia melakukan salah satu dari tadi, maka tidak mengapa.

Ulama’ Al-Lajnah Ad-Daimah Lil Ifta’ berkata: “Kalau terjadi kerancuan orang yang shalat dalam bacaan ayat dan tidak teringat, maka tidak mengapa membaca ayat setelahnya. Akan tetapi dianjurkan baginya untuk tidak membaca dalam shalat kecuali apa yang telah dihafal dengan bagus agar tidak seringkali rancu.” Selesai. ‘Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah, 5/337.

Syaikh Ibnu Baz rahimahullah ditanya: “Kalau imam membaca dalam shalat apa yang mudah dari ayat Al-Qur’an, kemudian dia lupa menyempurnakan ayat, dan tidak ada seorangpun dari orang shalat yang membetulkannya, apakah langsung takbir dan menyelesaikan rakaatnya atau membaca surat lainnya?

Beliau menjawab: “Dia dapat memilih, kalau mau takbir dan menyelesaikan bacaan. Kalau mau membaca ayat atau beberapa ayat di surat lain. Sesuai dengan kandungan sunnah dalam bacaan waktu shalat yang dibaca di dalamnya jikalau hal itu selain surat Al-Fatihah. Kalau Al-Fatihah, maka harus dibaca semuanya, karena bacaan Al-Fatihah rukun diantara rukun-rukun shalat.” Selesai. ‘Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, 12/129.

Syaikh Ibnu al-Utsaimin rahimahullah ditanya: “Kalau saya shalat sendirian, dan salah dalam bacaan ayat. Sementara saya tidak dapat menyempurnakan dan campur bagiku dengan ayat lain, maka apa yang selayaknya saya lakukan sementara saya dalam shalat?

Beliau menjawab: “Anda dapat melakukan salah satu dari dua perkara, anda dapat melewati ke ayat setelahnya atau anda rukuk. Karena masalah dalam hal ini luas.” Selesai. ‘Fatawa Nurun Ala Ad-Darbi, karangan Syaikh Ibnu al-Utsaimin, 24/141.

Wallahu’alam .

[Sumber: Soal Jawab Tentang Islam di www.islamqa.com]
Selengkapnya......
|
Dpc Wibanggai
Serangan pengecut drone AS tanpa sanksi kembali menghantam wilayah barat laut Pakistan, dilaporkan bahwa serangan ini menghantam sebuah Masjid kecil dan menewaskan sedikitnya 10 orang, lapor Channel 4 News.
Dalam serangan pesawat tak berawak keempat sejak Maret lalu, anggota suku setempat dari Mir Ali di Waziristan Utara mengatakan bahwa drone AS menembakkan dua misil ke sebuah Masjid di desa di mana penduduk setempat tengah melaksanakan sholat subuh.

Beberapa sumber mengatakan kepada Channel 4 News bahwa bangunan itu adalah sebuah Masjid, namun AS mengklaimnya sebagai kamp "militan". Konfirmasi bahwa serangan drone AS telah menghantam sebuah Masjid, akan sangat mungkin memicu protes kemarahan rakyat Pakistan, di mana saat ini hubungan AS-Pakistan masih terus menegang dan Pakistan belum mengizinkan konvoy suplai AS-NATO melalui wilayahnya menuju Afghanistan setelah serangan AS terhadap tentara Pakistan pada tahun lalu.

Penduduk desa setempat mengatakan 10 mayat telah ditarik keluar dari puing-puing sementara usaha terus dilakukan untuk mengevakuasi korban selamat.

"Pesawat tak berawak menembakkan dua misil dan menghantam masjid dimana sejumlah orang tengah melaksanakan sholat subuh," ujar seorang pemimpin suku setempat.

Dokter di Mir Ali mengatakan enam orang yang terluka telah di bawa ke sana dan kemudian satu orang meninggal dunia sementara empat lainnya dalam keadaan kritis.

Seorang pejabat boneka Pakistan awalnya mengatakan pesawat itu menargetkan rumah yang dijadikan tempat persembunyian "militan", namun pemimpin suku setempat mengatakan pesawat tak berawak jelas-jelas menargetkan Masjid di Hasukhel dan membunuh warga sipil di sana saat mereka sedang beribadah.
Sumber
Selengkapnya......
|
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...